Posted by: marchdul | March 4, 2011

Gedung Berlantai 100!


Banyak gedung di dunia yang mencapai 100 lantai atau lebih.
Di lantai 100, tentu pemandangan yang kita lihat sangat indah sekaligus mengerikan bagi phobia ketinggian.

Tetapi, ada kalanya gedung berlantai 100 ini membawa kerugian..
Bacalah pengalaman seseorang ini dengan 2 orang temannya! (Tidak nyata)

A: Halo! Kamu anak baru ya? Namamu siapa?
B: Nama saya B
C: Ow.. Saya C dan teman saya ini A
A: Kamu kerja di lantai berapa?
B: Di lantai 100..
C: Wow.. Bareng kita, donk?
B: Kakak-kakak juga di lantai 100?
A: Iya.. Bareng saja, yuk naiknya!
B: Baik kak

Ketika mereka sampai di lift… Mereka melihat tulisan ‘sedang diperbaiki’

A: Wah, terpaksa naik tangga..
B: Iya, ya kak.. Tapi aku punya ide! Kita saling bercerita saja.. Jadi..Kita tidak akan merasa perjalanan kita ke lantai 100!
A: Ide bagus!
C: Ayo, ayo!

Akhirnya mereka naik tangga.. A bercerita tentang pengalamannya mendapat pekerjaan yang sekarang digelugutinya, yaitu Bussiness man.. Di lantai 20, B bercerita dengan panjang lebar.. Tak terasa mereka sudah di lantai 50..
Akhirnya C bercerita tentang kesehatan.. Dalam 15 menit, mereka sudah mencapai lantai 85..

A: Whew, capek.. Oh ya bagaimana perasaanmu menjadi ketua di lantai 100, C?
C: Melelahkan, juga menyenangkan…
B: Ayo kita naik terus… Sebentar lagi kita sampai
A: Oh ya, kebetulan aku bawa tas! Bagaimana kalau kalian titip kartu kalian di tasku?
B: Ide bagus, karena kantungku tidak muat untuk menyimpan kartu itu.. Tolong, dong, sama buku panduan awalku, karena bos 2 mengharuskan aku membawa buku ini
C: Aku juga ya, sama proposal untuk meeting nanti!
: OK,OK

Akhirnya mereka sampai di lantai 93 dengan keringat yang sudah membasahi tubuh mereka..
Tetapi, saat di lantai 95, wajah C pucat..

A: Kenapa, C?
C: Aku akan menceritakan pengalaman termenyedihkan di lantai 100 nanti..
B: Apa itu? Jangan buat aku menangis ya!
C: Aku tidak tahu apa reaksi kalian setelah mendengar ceritaku ini.
A: OK.. Mari lanjut!

(Di lantai 100)

C: Baik.. Aku akan bercerita sekarang..
A: Silahkan..
B: Ayo, aku sudah tak sabar, walaupun itu cerita sedih..
C: Baik.. Sebenarnya.. KUNCI untuk masuk ke ruangan ini KETINGGALAN di lantai 1.. Dan aku baru ingat saat aku di lantai 95 tadi.. Sialnya, kunci cadangan juga sedang dipinjam D, anak buahku… Sekarang dia sedang cuti..😦
A: AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!!!!!!! KENAPA KAMU LUPAAAA?!
B: (menangis) sekarang usaha kita sia-sia.. T.T
C: Ya sudah, lebih baik kita ke lantai 1 lagi..
A: …… Ya

Setelah mereka sampai lantai 1, C mengambil kuncinya.. Dan A ke toilet karena sudah tak tahan buang air kecil.. Dia menaruh tasnya di pinggir washtafel. Setelah beberapa menit, dia keluar dari toilet.

A: Mari lanjutkan. Kunci sudah bawa, C?
C: Sudah kok.. Hehe.. Maaf ya merepotkan kalian menemaniku ke bawah..😦
B: Tidak apa-apa.. Aku kan anak buah barumu sekaligus juniormu yang baru, kak🙂
C: Terima kasih B..
A: OK, mari kita pergi sekarang ke lantai 100
B: Ya!

Sesampainya di lantai 100, A berteriak

A: BAGUS! AKU LUPA TASKU YANG BERISI KEPERLUAN KITA SEMUA!
B: …
C: …Meeting sebentar lagi akan dimulai.. Sedangkan 3 jam kita buang.. Untuk naik turun tangga..

Menangislah mereka semua..

Pesan moral: Jadi orang jangan teledor melakukan tugas, karena bisa fatal akibatnya..🙂

Just a kidding^^


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: